Enaknya Kuliner Tondano

TONDANO, MINAHASA - Menikmati suasana Tondano di pagi hari begituĀ  mempesona. Nampak deretan bendi yang menunggu penumpang. Hilir mudik kuda yang menarik bendiĀ  nampaknya menjadi ciri khas Tondano. Memang moda transportasi tradisional ini masih efektif untuk menjangkau daerah sekitaran Tondano. Bahkan di pusat kota nampak masyarakat menggemari alat angkutan ini.

Hampir tidak ada kebisingan bunyi kendaraan. Selain bunyi kaki kuda yang terdengar jelas berjalan seirama. Disisi lain, nampak warga Tondano tengah menikmati sajian kuliner khas Minahasa. Kami pun tidak ketinggalan mencicipi sajian kopi susu. Kukis (kue) Biapong, Panada, Balapis seakan menemani acara minum kopi kami. Nampaknya hal ini boleh menjadi satu sajian wisata tersendiri dikemas dengan wisata kuliner khas Tondano.

Iya memang banyak orang yang gemar dengan sajian seperti ini. Minum kopi sambil makan kukis Biapong atau juga ditemani Roti bakar, ungkap Ibu Jocom pemilik rumah kopi Maesaan di pusat Tondano.

Keramah tamahan khas Minahasa terlihat dari setiap orang yang saling menyapa. Kumura Tole? (apa kabar). Nampaknya mereka saling menyapa, menanyakan kabar. Disisi lain di deretan rumah kopi, nampak kumpulan orang sementara membicarakan politik menjelang pemilihan presiden.

Soal penampilan jangan ditanya. Sekalipun Tondano jauh dari hiruk pikuk Manado sebagai ibu kota provinsi, nampak para Tuama (laki-laki) berdandan rapih. Ada pula yang mengenakan pakaian jeans, cotton sepatu boot bahkan tak lupa dengan topi cowboynya. Ya, begitulah para Tuama Minahasa mengekspresikan dirinya lewat penampilan. Memang Kawanua terkenal dengan penampilannya. Kalau anda ke Manado, jangan lupa minum kopi di Tondano.

Related Posts:
  • No Related Post

Posted by hanny on Jun 8th, 2009 and filed under Wisata Kuliner. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply

160x600 ad